Artikel-artikel ini dapat dipublikasikan, diperbanyak, & diajarkan, selama bukan untuk komersil. Terima kasih jika diokonfirmasikan melalui kolom komentar.

Rabu, 05 Agustus 2009

Apa itu BELAJAR ?


Belajar kunci kesuksesan.
Tidak belajar = Tidak punya kunci sukses.

• Dari tidak tahu menjadi tahu.
• Dari tidak paham menjadi paham.
• Dari tidak mengerti menjadi mengerti.
• Dari tahu menjadi paham, lalu mengerti.

• Kadang kita tidak tahu, tapi tak mau orang tahu. Itulah sok tahu.
• Bisa jadi kita sudah tahu, tapi belum benar-benar paham, tapi kita tak bertanya lagi, lalu melakukan sesuatu. Terjadilah kesalahpahaman.
• Sangat mungkin kita tahu dan paham suatu hal berdasarkan pengalaman. Sehingga meskipun ada panduan cara melakukan sesuatu kita malas membacanya. Kita hanya mengandalkan daya ingat dan kebiasaan. Ketika terjadi kendala dan masalah, kita menebak-nebak, mencoba-coba. Kita tak mau bertanya dan malas membaca. Bila salah, itulah ketidakmengertian. Salah tebak, itulah salah sangka.

• Belajar menambah wawasan. Banyak belajar, pasti banyak wawasan.
• Banyak wawasan, pasti banyak yang kita tahu. Semakin banyak yang kita tahu, pasti banyak pula yang kita pahami, banyak pula yang kita mengerti, dan akan semakin banyak hal yang dapat kita kerjakan.

• Belajar datang dari tiga arah:
 Diri sendiri: pengalaman pribadi dan menulis.
 Orang lain: membaca, melihat, mendengar, dan pengalaman orang lain.
 Kita dan orang lain: saling bertanya, diskusi, curah gagasan, dsb.

• Pengalaman pribadi membuat kita menjaga diri, hati-hati, dan tenang menghadapi masalah. Pengalaman orang lain menjadi pengetahuan baru, bahan perbandingan, hingga perenungan. Itulah yang dimaksud belajar dari pengalaman.

• Menulis adalah cara kita menjaga pengetahuan yang kita dapat.
• Menulis juga adalah cara kita membagi pengetahuan pada orang lain.

• Membaca adalah cara terbaik menambah dan memperdalam pengetahuan.
• Membaca adalah cara paling aman memilah pengetahuan baik dan pengetahuan buruk.

• Melihat dan mendengar berarti memfungsikan secara normal panca indera, daya tangkap, dan dayan tahan otak.
• Melihat akan mengasah keyakinan dalam melihat kenyataan.

• Mendengar akan menguatkan kemampuan analisa.
• Mendengar itu mengajarkan kita kesabaran terhadap pendapat orang lain.

• Bertanya adalah sikap dalam mempertajam pengetahuan.
• Diskusi adalah cara terbaik mendudukan masalah agar mencapai solusi.
• Curah gagasan adalah upaya mengukur tingkat kualitas ide kita dan ide orang lain.

• Sejarah dunia telah terukir amat panjang. Sangat banyak pengetahuan yang telah dilalui manusia dari masa ke masa. Namun, masih sangat banyak manusia yang tertimpa kegagalan, musibah, dan musnah akibat perbuatan mereka sendiri.
• Pasti, satu diantara penyebabnya adalah, mereka tak pernah belajar pada segala hal yang telah terjadi.

• Belajar adalah jalan terbaik untuk menjadi manusia terbaik.



Fakhruddin Ahmad

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siapa SMART INDONESIA?

Foto saya
Kami menyediakan JASA PELATIHAN dan KONSULTASI PENGEMBANGAN SDM bagi Lembaga Pendidikan atau Perusahaan untuk membentuk SDM yang Cerdas, Kreatif, Disiplin, dan Memilki Kemampuan Manajerial Handal. VISI: Meningkatkan kompetensi SDM sehingga mampu menghadirkan peradaban yang Shaleh, Sukses, dan Mandiri. MISI: Menjadi pendamping bagi insan pembelajar, dalam rangka meraih kesuksesan tanpa batas, dengan memfasilitasi event-event yang berkaitan dengan Profesional, Manajerial, dan Spiritual.